Para Helldiver, bersiaplah untuk jeda tak terduga dalam perang galaktik kalian! Arrowhead Game Studios baru saja mengumumkan penghentian sementara mode Galactic War di Helldivers 2 setelah ditemukannya bug kritis yang mengganggu mekanisme penyeimbang faksi. Kabar ini langsung memicu gelombang diskusi di komunitas, meski sebagian besar pemain justru memuji langkah proaktif developer.
“Kami menemukan anomali dalam algoritma penyeimbang Terminid dan Automatons yang menyebabkan satu faksi mendominasi secara tidak wajar,” jelas Johan Pilestedt, CEO Arrowhead, melalui akun resmi Discord. “Alih-alih membiarkan perang galaktik jadi rigged, kami memutuskan untuk pause dulu sambil menyiapkan hotfix.”
Bug ini disebut muncul setelah update minor pekan lalu yang bertujuan memperbaiki spawn rate musuh. Sayangnya, patch tersebut justru membuat faksi Automaton secara masif menyerang sektor-sektor yang seharusnya dikontrol Terminid. Akibatnya, pemain yang tergabung di “Tim Serangga” merasa dikhianati oleh RNG (Random Number Generator) yang tiba-tiba jadi sadis.

Reaksi komunitas? Uniknya, mayoritas bersikap lega. “Daripada perangnya broken, mending istirahat dulu sambil nunggu patch. Ini bukti developer enggak cuma ngacangin masalah,” tulis salah satu pengguna Reddit. Sentimen serupa ramai di Twitter/X, dengan tagar #FixDemocracyManaged trending selama 12 jam.
Menurut tim developer, hotfix sedang diuji coba dan diharapkan rilis dalam 24-48 jam ke depan. Selama masa downtime, pemain tetap bisa mengakses misi individu dan farm sampel penelitian. Kabar baiknya, progres kolektif komunitas sebelum penghentian akan di-rollback ke titik stabil terakhir.
“Kami berterima kasih atas kesabaran dan semangat true patriots,” tambah Pilestedt sambil menyisipkan emoji Super Earth. “Persetan bug—Demokrasi Terkelola tetap akan menang!”
Sementara menunggu, para Helldiver disarankan… yah, mungkin saatnya cuci baju kaos loreng atau bereskan rak stratagem yang berantakan. Perang galaktik tak resmi ini sepertinya akan lanjut lebih seru—dan lebih adil!